.....
Alhamdulillah data sudah diselamatkan. Sekarang langkah selanjutnya adalah menyelamatkan dataku yang tak kalah pentingnya. Soalnya ada data-data tentang skripsiku dari bab 1-4 yang belum dibackup. Serta masih banyak lagi data-data yang belum dibackup seperti software, movie, tutorial,arsip dll. Yang jadi masalahnya adalah space di laptop saya sudah tidak mencukupi. Karena ukuran hardisk ext saya 320 GB, sedangkan ukuran hardisk laptop saya hanya 120 GB. Jadi tidak akan cukup untuk membackup data-data yang penting.
Sekilas saya punya ide cemerlang, kebetulan saya jadi assisten lab, maka punya fasilitas tambahan di lab, jadi akhirnya saya pinjem deh 1 komputer yang berkapasitas besar untuk membackup datanya. Alhamdulillah dapat jalan keluarnya. Mulailah saat itu juga membackup data-dataku dan itu membutuhkan waktu yang lumayan lama. Karena proses recovery data di hardisk butuh waktu yang lama dengan data yang sangat besar. Kurang lebih 1 minggu saya hanya mengurusi hardisk ext. sampai-sampai skripsiku terabaikan karena tidak focus. Masih kepikiran dengan HDD.Ext yang baru 1 bulan lalu kubeli pada saat pameran. Dan itu pun aku beli dari hasil jerih payahku selama 1 semester ngajar di lab informatika.
Semua data berhasil dibackup, sekarang focus pada 1 masalah, yaitu bagaimana cara untuk memformat hardisku kembali. Berbagai cara sudah kujalani, dari software A sampai Z sudah kucoba, Tanya sana-tanya sini pada sang ahli tapi hasilnya tetap sama yaitu hardisk tidak bias diformat, terjadi kerusakan parah karena bad sector.
Tidak dilab saja kulakukan hal itu, tapi juga dikos saya masih tetap berusaha.

Hingga pada akhirnya ketika malam minggu tepat 1 minggu yang lalu pada saat hardisk saya rusak, datang masalah baru, yaitu tiba-tiba partisi dilaptop saya hilang, tapi data masih ada. Hanya partisinya saja yang tiba-tiba lenyap bagaikan diterpa angin. Saya juga bingung kenapa tiba-tiba hilang, begitu juga partisi di linux yang tidak mau terbaca. Alhasil bootloadernya tidak bisa berjalan secara normal dan tidak bisa masuk ke system operasi. Melihat hal itu, saya langsung stress dibuatnya. Coz data skripsi terbaruku ikut hilang ditelan bumi. Hiks hiks…..
Ternyata setelah diusut kasus baruku ini, masalahnya adalah waktu saya mencoba merecovery hardisk menggunakan CD Hiren’s lewat DOS. Mungkin kesalahan ada pada saya yang asal coba-coba saja, sehingga ada bagian yang tidak saya baca dengan teliti yang akhirnya menyebabkan masalah baru.hmmmm…
Baiklah kalau begitu, langkah awal yang saya lakukan adalah , masuk system lewat CD Ubuntu. Dan ternyata hasilnya sama, partisi kedetect, tapi tidak bisa digunakan. Pada saat itu saya bener-bener stress. Karena tidak tahu harus berbuat apa. Tapi karena saya punya sifat tidak mudah menyerah dan rasa penasaran yang tinggi, akhirnya saya punya ide untuk memperbaik MBR ( master boot record ) lewat cd windows 7. Alhamdulillah akhirnya windows sevenku berhasil masuk. Tapi sayangnya Ubuntu ku tidak bisa masuk karena ada masalah dengan partisinya.
Alhamdulillah selang beberapa waktu akhirnya data-data di windows bisa diselamatkan lewat software tambahan. Sekarang yang jadi masalah baru adalah bagaimana menyelamatkan data di partisi yang hilang lewat software EASEUS. Lalu langkah selanjutnya adalah melakukan partisi ulang dan instalasi windows 7 lalu dilanjutkan dengan install Ubuntu. Instalasi Berhasil.
Setelah berhasil mengurusi laptop yang selama 2 hari terjadi masalah, hari berikutnya kembali ke kasus awal tentang hardisku. Karena saya sudah menyerah, berbagai macam sudah kutempuh,akhirnya saya mencoba melakukan service ke toko nya langsung tempat saya beli karena masih ada garansi 2 tahun, kucoba untuk membawanya ke toko tersebut.
Niat awal adalah hanya melakukan service dan mencoba memformat ulang hardisk ke toko tersebut. Tapi yang buat aku kaget dan sangat senang sekali adalah karyawan toko tersebut bilang kalau hardisknya ada masalah pada connector dari USB ke pusatnya. Jadi mau tidak mau harus diganti. dan akhirnya hardisku diganti dengan yang baru. Dalam hati saya berkata … Alhamdulillah Allah telah memberi yang terbaik dari masalah yang kuhadapi beberapa hari kebelakang. Saya sangat senang sekali, karena usaha kerasku membuahkan hasil yang maksimal. Yang awalnya sudah pasrah dan menyerah karena sudah berupaya semaksimal mungkin, tapi tetap saja tidak berhasil.
Pelajaran yang dapat diambil dari kejadian yang saya alami selama kurang lebih 2 minggu ini adalah ketika kita mendapatkan suatu masalah baik kecil maupun besar, sikapilah dengan tenang, tidak panic dan selalu mohon petunjuk dari Sang Maha Pemberi Petunjuk. Jangan lupa tetap berdoa dan berusaha semaksimal mungkin, ketika kita sudah melakukan yang terbaik, tapi ternyata hasilnya belum maksimal, maka kita harus bertawakkal pada Allah dan memohon yang terbaik dari semua ini. Insyaallah akan diberi yang terbaik sesuai dengan usaha yang kita lakukan.
Insyaallah kalau ada cerita yang menarik untuk diposting akan saya tulis lagi diblog ini untuk menjadi pelajaran dan sharing pengalaman.
Kata Mutiara : ” Tidak ada yang mudah tapi tidak ada yang tidak mungkin “

Akhir cerita ini adalah happy ending ^_^






